~ Dengan kemiskinan : Allah menguji manusia dengan diberi kemiskinan. Dia tarik segala harta benda kita atau di sekat rezeki kita, Dia nak tengok sejauh mana kita berupaya bersabar dengan dugaan itu. Kalau kita bersabar, ganjarannya akan diterima di sana, tapi kalau kita tak sabar, marah dsb, sendiri pikirlah akibatnya. Ujian kemiskinan ini hebat, boleh menjadi kufur seseorang manusia tu. Tapi semua itu datang dari Allah, kita wajib meyakini yang ada hikmah di sebalik kemiskinan itu.
~ Dengan kekayaan/kenikmatan : Allah menguji manusia dengan kekayaan/kenikmatan yang kita perolehi. Jangan ingat kalau kita drive BMW ke, Porshe ke, itu bukan ujian dari Allah. Perhiasan dunia - Anak-anak, isteri yang cantik, suami yang hebat, badan yang cantik, semuanya bisa membuatkan kita pana dunia ini. Allah nak tengok samada kita tunaikan zakat tak, kita bantu orang susah tak, jadi sombong ke kita, bersyukur ke dengan nikmat yang di beri, jaga anak dengan sebaiknya atau tidak, didik isteri ke tidak, hormat suami ke tak dan macam-macam lagilah. Kalau tak bantu orang susah atau sombong ke atau semuanya tidak, dapatlah balasannya di akhirat kelak.
~ Dengan musibah : Allah menguji manusia dengan musibah. Rumah terbakar ke, kena banjir ke, gempa bumi ke, bercerai dengan suami ke, suami atau isteri mati ke, anak-anak jadi penagih dadah ke, semua tu musibah. Allah nak lihat adakah kita akan bersabar jika di uji begini atau terus menyalahkan takdir atas apa yang berlaku.
~ Dengan maksiat : Allah menguji manusia dengan maksiat. Macamana tu ye? Ye, sebenarnya benda-benda maksiat ni seronok di lakukan oleh manusia. Zina, judi, minum arak, tak menutup aurat, berkhalwat, hubungan sejenis, mengumpat, berbohong dan macam-macam lagilah. Sebagai manusia beragama Islam, kita diwajibkan menahan diri dari melakukan semua benda ni. Hebat bagi mereka yang dapat menahan diri dari melakukan maksiat. Kalau tak dapat menahan diri, buruklah padahnya. Jadi manusia diuji untuk menahan diri dari melakukan semuanya. Orang yang biasa berjudi contohnya, bila lalu kat depan kedai ekor tu, dapat tak menahan diri dari membeli nombor ekor? Kalau dapat menahan diri, memang hebat, kalau tak dapat, dapatlah dosa. Zaman sekarang ni berbagai perkara yang mengundang maksiat. Dapatkah kita menahan dari melakukannya? Takutkan Allah, InsyaAllah.....
So, peringatan untuk diri saya dan anda semua, kita semua sebenarnya di uji. Cuma mungkin caranya berbeza. Oleh itu, persiapkan diri, perkukuhkan iman. Bersabarlah jika di uji, tangani dengan sebaik mungkin, bertindaklah dengan menggunakan kewarasan akal dan sentiasalah berdoa moga Allah menguji kita setakat yang kita mampu, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui. InsyaAllah kita akan berjaya di dunia dan akhirat.
Sumber : Radio IKIM (27/10/2011)

No comments:
Post a Comment